>Senyum Lirih Kota Calang

Posted: Desember 6, 2005 by checkmad in Blog
Tag:

>

Hampir setahun sudah bencana tsunami melanda Nangroe Aceh Darussalam. Porak poranda masih juga menghiasi seluruh sudut dari daerah yang terkena dampak langsung bencana tersebut. Menjelang peringatan setahun peristiwa tersebut Ngo dan LSM baik asing maupun lokal terus memacu perbaikan dan rekonstruksi dari segala aspek, mulai dari perbaikan ekonomi, pembangunan barak penduduk bahkan sampai perbaikan dan pembukaan jalan baru yang sudah tidak layak digunakan lagi karena terlalu dekat dengan laut.
Calang, salah satu wilayah di Nanggroe Aceh Darussalam yang juga merasakan dampak dari peristiwa tersebut terus berupaya berbenah diri ini jelas terlihat dari wajah kota calang yang mulai sedikit tersenyum walau masih terluka. Bangunan mulai tertata rapi dan seragam. Perkantoran mulai di buka kembali dan aktivitas ekonomi masyarakat sudah hidup kembali.

Dalam maraknya pembenahan disektor tersebut tampak seperti ada yang terlupakan, wajah kota Calang yang mulai coba tersenyum terlihat lirih oleh lubang jalanan yang melintasi jalan utama kota calang. Jalan utama yang senantiasa lalu lalang dilewati kenderaan yang hilir mudik setiap harinya membuat setiap yang lewat harus mengurut dada untuk mencapai tujuannya. Dengan kondisi Calang yang saat ini hampir setiap harinya hujan semakin membuat setiap orang malas untuk melintasi jalur tersebut.
Kini jalan utama tersebut sdang dilakukan perbaikan dan pengerasan jalan tersebut. Proyek pembangunan jalan yang sedang dilakukan oleh IRC diharapkan dapat melancarkan jalur lalu lintas di jalan tersebut. Tak hanya jalan utama yang butuh perhatian, masih banyak jalanan di Kota Calang yang menuntut perhatian dari kita semua, seperti jalan yang menghubungkan kota calang dengan desa Rigaih, lintasan jalan kabupaten yang melintasi pantai barat juga masih banyak membutuhkan perhatian dari semua orang yang berkompeten dalam pembangunana tersebut.
Seringnya hujan di Kota Calang semakin membuat kita malas untuk melintasi jalanan di kota Calang. Ini dikarenakan semakin banyaknya lobang-lobang baru dan lumpur yang membuat kita berlepotan setiap melintasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s